Demi Menggapai Ridha-Mu

Penyebab iri hati

0 11

*Iri hati, penyebabnya adalah cinta dunia*

Ibnul Jauzi rahimahullah berkata:

Saya merenungkan iri hati yang terjadi di antara ulama’, rupanya penyebab hal itu adalah cinta dunia. Karena ulama’ Akhirat mereka saling mencintai dan tidak saling iri hati. Sebagaimana firman Allah ta’ala:

“Mereka (kaum Anshar) tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (orang Muhajirin),” (QS. Al-Hasyr: 9)

Juga firmanNya:

Orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa: “Wahai Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Hasyr: 10)

Hingga Abu Ad-Darda’ Radhiyallahu anhu: Setiap malam mendoakan kebaikan bagi saudara-saudaranya.

Imam Ahmad bin Hanbal berkata kepada putra Asy-Syafii: “Ayahmu termasuk enam orang yang saya mendoakan kebaikan untuk mereka setiap malam pada waktu sahur.”

Perbedaan antara dua kelompok di atas: Sesungguhnya ulama’ dunia melihat kepada pangkat dan jabatan. Mereka senang memiliki banyak murid dan sanjungan. Sementara ulama’ Akhirat lebih  memilih meninggalkan hal itu. Justru mereka ketakutan dan merasa kasihan kepada orang-orang yang tertimpa musibah tersebut. (Ibnul Jauzi, Shaidul Khatir: 30)

Semoga Allah menjadikan kita semua ulama’ Akhirat dan orang-orang yang bekerja untuk Akhirat. Wallahu a’lam. (wmafaj)

Leave A Reply

Translate »